Author: gkjcilacap
•6:34 AM
POKOK PIKIRAN

Disadari atau tidak bahwa kehidupan jemaat tentu sangat dipengaruhi oleh perkembangan kehidupan masyarakat – utamanya dalam aspek hubungan antar manusia – sehingga nampak gejala perubahan dalam hal pola pikir dan pola tindakan. Saat ini kehidupan masyarakat lebih menampakkan ciri patembayan – yang lebih mengutamakan individu – dan ini juga mempengaruhi kehidupan jemaat yang sesungguhnya dibangun dengan dasar pola masyarakat paguyuban – yang lebih mengutamakan kebersamaan.

Disisi lain jikalau kita merenungi tenger yang diberikan oleh para pendiri GKJ Cilacap, yaitu “ AKU IKI PEPADHANGING JAGAD”, rasanya tidaklah terlalu salah jika kita menafsirkan cita – cita pendiri agar gereja ini menjadi saluran kasih Tuhan bagi sesama, pendek kata gereja yang dirasakan manfaatnya secara nyata oleh masyarakat. Saat ini , disini, dikala kita memakai cita – cita pendiri gereja sebagi cermin, patutlah kita merenung apakah aku sudah pantas menyebut diri sebagai pewaris dan penerus cita – cita pendiri gerejaku, gereja kita ? Apakah yang aku lakukan selama ini sudah menampakkan tanda tanda yang mengarah kepada “ AKU IKI PEPADHANGING JAGAD” ?

Melalui perenungan yang mendalam majelis GKJ Cilacap menetapkan cita cita pendiri GKJ Cilacap menjadi visi GKJ Cilacap, sekaligus menetapkan tahap – tahap yang perlu dilakukan ( 5 ) lima tahun kedepan sebagai langkah menuju terwujudnya cita cita pendiri. Disamping menjadi Visi gereja sebagai lembaga, yang lebih utama justru makna “ AKU IKI PEPADHANGING JAGAD” bisa menjadi visi setiap warga jemaat GKJ Cilacap, agar pertumbuhan iman pribadinya mengarah menuju terwujudnya insan yang memiliki kepedulian kepada sesama.

Langkah menuju tercapainya visi gereja diawali dengan program gereja tahun 2008, yang mengarah kepada perubahan cara pikir yang lebih menumbuhkan kedewasaan iman jemaat. Kedewasaan iman tentulah akan menghasilkan buahnya yaitu hidup penuh syukur sebagai wujud tanggung jawab pribadinya dalam kehidupan jemaat GKJ Cilacap.

Program sebaik apapun hanya menjadi lembaran kertas belaka jika tidak diwujudkan bersama – sama oleh semua pihak. Menyikapi program kerja ini, majelis , komisi, dan tim serta segenap warga jemaat – mesti berperan seperti Adam dan Hawa – saling mengambil bagian sebagai rowang kang sembada; saling melengkapi, bergandeng tangan, sangkul-sinangkul dalam melaksanakan program kerja tahun 2008.

Selamat membangun kebersamaan dalam pelayanan. Kiranya Tuhan Memberkati.